“Mendagri Ngawur, Jangan Salahkan Desa Kalau BLSM Salah Sasaran”

Posted by on July 9, 2013 in Liputan Media | 0 comments

“Mendagri Ngawur, Jangan Salahkan Desa Kalau BLSM Salah Sasaran”

JAKARTA, Jaringnews.com – Pimpinan Pusat Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (PP-RPDN) mendesak Mendagri Gamawan Fauzi mencabut pernyataannya yang menyalahkan desa apabila terjadi kesalahan dalam pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

“Ini kengawuran yang luar biasa. BLSM yang merupakan program subsidi akibat kenaikan BBM yang ditemukan salah sasaran, oleh Mendagri dengan mudahnya melempar kesalahan pada pemerintah desa,” ujar Ketua PP-RPDN Suryokoco Suryoputro kepada Jaringnews.com via pesan singkat, Selasa (9/7).

“Ini jelas-jelas menyakiti hati aparatur pemerintah desa,” sambung Suryokoco.

Suryokoco menuturkan, beberapa waktu lalu, Direktur Jenderal Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial Hartono Laras mengatakan bahwa kisruh data penerima BLSM merupakan dampak tak direncanakannya program itu. Alhasil, sambung Suryokoco, pembagian BLSM tahun 2013 ini menggunakan data dari Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011.

Suryokoco menambahkan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengakui bahwa kesalahan data penerima BLSM adalah karena perubahan akibat beda waktu antara PPLS 2011 dan kebijakan pemberian BLSM 2013.

“Publik harus tahu, dari mana data penerima yang disusun oleh pemerintah, seharusnya itu dulu yang disampaikan oleh menteri. Jadi sangat jelas dan nyata bahwa kesalahan distribusi BLSM tidak bisa disimplikasikan sebagai kesalahan desa,” tegas Suryokoco.

“Setelah terbukti tidak peduli pada aspirasi masyarkat desa dan tidak mampu menghasilkan kesepahaman bersama pansus untuk mensahkan UU Desa, dalam masa sidang ke-IV 2012–2013, kini Mendagri dengan entengnya melempar kesalahan kepada desa atas kecerobohan data penerima BLSM,” tandasnya.

Seperti diketahui, di Jakarta, Senin (8/7) kemarin, Gamawan mengatakan, bila terjadi kesalahan pembagian BLSM, yang salah bukan PT Pos Indonesia, melainkan kesalahan (kepala) desa.

“Ini kan PT Pos tinggal membayarkan saja. Kalau ada kesalahan, desa lah yang disalahkan,” kata Gamawan.

Ketika ditanyakan tentang masyarakat yang seharusnya mendapatkan BLSM namun tidak mendapat, Gamawan mengatakan, yang tahu masalah itu adalah perangkat desa. “Desa lah yang tahu, desa yang melaporkan siapa penggantinya,” kata dia. (Nky / Nky)

Sumber :  http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/44496/-mendagri-ngawur-jangan-salahkan-desa-kalau-blsm-salah-sasaran-

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>