Sambutan Relawan Bangsa

“DESA UNTUK BANGSA”

 Bismillahirrahmanirrahiim, Assalamu’ alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 Suaib DiduDalam sejarah perjalanan Relawan Bangsa (RB) selama ini, telah banyak kegiatan yang dilakukan dalam rangka ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara dengan semangat kesetiakawanan tanpa diskriminasi.

Gagasan membentuk Badan Otomon ”Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara” (RPDN) yang dilontarkan oleh kader RB, dimana sepak terjangnya dalam pendampingan pergerakan masyarakat desa selalu saya ikuti dan saya cermati, maka tidak ada alasan untuk RB menolak gagasan ini.

Konsep pengelolaan organisasi dengan prinsip efektif dan efisien serta semangat untuk menghimpun segenap kekuatan elemen masyarakat peduli desa dalam sebuah wadah perlu diberikan apresiasi yang positif.

Sejarah terbentuknya negara Indonesia adalah dibentuk dari beberapa kerajaan yang dijajah oleh bangsa asing, jadi bangsa ini ada sebelum ada negara Indonesia. Keberadaan bangsa / kerajaan yang dijajah ini telah pula terbangun kelompok masyarakat yang dalam kesatuan wilayahnya di sebut desa (di Jawa ), kampung (di Papua) , Nagari (di Sumatera) atau sebutan sebutan lainnya.

Kini tatanan desa telah diseragamkan karena telah terbentuk negara Republik Indonesia, tetapi hal ini tidak kita harus dengan serta merta mematikan kearifan lokal dan budaya yang telah tumbuh dimasyarakat. Hal ini memungkinkan dilakukan karena menurut Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2005 tentang Desa, disebut bahwa Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berangkat dari hal tersebut diatas maka diharapkan RPDN mampu menghidupkan kembali kearifan lokal yang dahulu pernah ada dalam komunitas masyarakat pedesaan yang dapat mendukung Pembangunan Nasional, sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat pedesaan, gunan memperkokoh ketahanan desa menuju desa mandiri dan sejahtera dalam negara kesatuan Republik Indonesia

Semangat kerelawanan yang dikembangkan selama ini di dalam RB harus tetap dipertahankan dan justru diperkuat mengingat elemen masyarakat yang menjadi konsentrasi bagi pendampingan RPDN adalah masyarakat Pedesaan, yang dalam karakteristiknya sangat menjujung tinggi kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan. Profesionalisme yang dikembangkan perlu dipahami sebagai bentuk penanganan sesuai bidang dan keahliannya dan penghargaan atas profesi tidak harus dalam kerangka materialistik.

Semoga kehadiran RPDN benar2 mampu memberikan warna bagi percepatan pembangunan pedesaan Indonesia.

Selamat berkarya dalam membangun desa dan bangsa di salah satu sisi bagiannya yaitu pedesaan, semoga kebersihan niat dan keteguhan semangat selalu menyertai teman teman RPDN

Desa harus dibangun untuk kejayaan bangsa

Wassalamu’ alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Jakarta, Pebruari  2008

DEWAN PIMPINAN NASIONAL

RELAWAN BANGSA

Ir H. M. SUAIB DIDU, MM

KETUA UMUM

Bagikan :